Langsung ke konten utama

Tahun ke - 4 November

Untuk kesekian kalinya November hadir bersama hujannya
Kali ini kamu masih di kota yang sama seperti tahun lalu
Kesibukan sedang melandamu
Kisah baru sedang menantimu

Namun...
Rindumu masih saja sama
Angan anganmu masih saja tak dapat kau hentikan
Membayangkan sosoknya hadir saat kamu
memulai kisahmu yang baru
Kesedihan masih kerap melandamu

Tetapi tak apa apa
Kamu tak harus cepat-cepat
Cukup berusaha saja sebaik yang kamu bisa
Yang kamu rasakan tak perlu selalu hal
membahagiakan bukan ?
Terima saja, semoga nanti lebih baik


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Datang Lagi

Sekali lagi datang. 03.00 a.m. Terbangun. Dingin. Kesakitan. Sendiri. Mencoba mengeluh. Tak kunjung sembuh. Mencoba menutup mata. Tak kunjung terlelap. Mencoba menangis. Tak kunjung reda. Mencoba menikmati rasa sakit. Tak pernah mampu.  Mencoba menyembuhkan. Tak tahu harus apa. Sekali lagi. Selamat menghadapinya.

Wisuda

Perjalanan kini usai Ditandai dengan acara yang disebut wisuda serta pakaian hitam dan topi hitam yang sering kita sebut toga Kebahagiaan dan haru hadir ditempat itu Langit sangat cerah dihari itu seakan ia mendukung kebahagiaan yang ada Jalanan menjadi begitu padat Kendaraan memenuhi kampus yang menjadi saksi perjalanan Nampak banyak orang yang membawa bucket bunga dan berbagai kado lainnya sebagai hadiah untuk yang telah menyelesaikan perjalanannya Setiap orang menjadi begitu sibuk mengabadikan momen yang bisa jadi hanya terjadi sekali seumur hidup Namun, dari kebahagiaan itu ada pertanyaan yang menghadirkan kesedihan. Kemana setelah ini kamu hendak melangkah ? Apakah sahabat-sahabatmu dimasa sekarang hanya akan jadi masa lalu diperjalanan kamu berikutnya ? Makassar, 20 Maret 2018 Terima kasih banyak yang telah hadir di momen itu dan ucapan selamat dari yang tidak bisa hadir. Saya sangat senang Allah takdirkan memiliki sahabat seperti kalian,